Pelatih John Herdman dan kiper Maarten Paes memberikan pujian tinggi terhadap atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) setelah Timnas Indonesia berhasil menahan Malaysia dengan skor 0-0, meskipun harus bermain dengan 10 pemain. Kartu merah yang diterima Thom Haye pada menit ke-37 membuat Indonesia harus berjuang lebih keras, namun dukungan dari suporter menjadi faktor penentu.
Herdman mengungkapkan bahwa energi dari tribun sangat terasa, terutama di 20 menit terakhir pertandingan. Ia menyebutkan bahwa atmosfer tersebut menjadi ‘X-factor’ bagi tim, menciptakan hubungan kuat antara pemain dan suporter. “Ketika punya basis penggemar seperti itu, kami berjuang bersama,” katanya.
Maarten Paes juga merasakan dampak luar biasa dari dukungan suporter. Ia menyatakan bahwa saat tim bermain dengan 10 pemain, suara puluhan ribu suporter seolah menjadi tambahan kekuatan bagi mereka. “Mereka seperti 11 pemain kami,” ujarnya.
Paes menambahkan bahwa atmosfer SUGBK memberikan pengalaman yang tak terlupakan, dari mendengar lagu kebangsaan hingga merasakan semangat setelah pertandingan. Namun, ia juga menekankan pentingnya komunikasi di lini belakang saat menghadapi tekanan dari Malaysia, yang terus melancarkan serangan.
Meskipun hasil imbang ini menjadi tantangan, baik Herdman maupun Paes sepakat bahwa dukungan suporter adalah kunci dalam menghadapi situasi sulit di lapangan.



