Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan peringatan kepada Timnas Indonesia agar tidak terlena menjelang pertandingan melawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menekankan bahwa persaingan di sepak bola Asia Tenggara semakin ketat, sehingga setiap pertandingan harus dihadapi dengan konsentrasi penuh.
Erick menyatakan bahwa kualitas tim-tim di ASEAN terus berkembang, membuat perbedaan kekuatan semakin tipis. Negara-negara seperti Malaysia telah memperkuat skuad mereka dengan pemain naturalisasi dan pengalaman internasional, yang membuat persaingan semakin sengit.
“Semua pertandingan menjadi sangat penting. Tim yang ingin melaju harus berjuang sejak laga pertama dan tidak boleh menganggap remeh siapa pun,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa Bangladesh tidak boleh dipandang sebelah mata, dan Indonesia harus tetap berjuang dengan fokus.
Erick menegaskan bahwa peluang Indonesia di turnamen ini masih terbuka, namun harus diwujudkan dengan kerja keras dan konsistensi. Ia mengapresiasi semangat juang para pemain dalam pertandingan sebelumnya, meskipun harus bermain dengan 10 orang.
“Masih ada peluang, tetapi semuanya memiliki risiko. Para pemain harus terus berjuang dan memberikan kemampuan terbaik,” tutup Erick, mengingatkan pentingnya menjaga fokus dalam setiap pertandingan.



