Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pembelaan kepada Thom Haye setelah gelandang tersebut menerima kartu merah langsung dalam pertandingan melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Herdman menilai tindakan Haye untuk menghentikan serangan lawan adalah pelanggaran taktis yang diperlukan.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Haye diganjar kartu merah pada menit ke-37 akibat tekel terhadap winger Malaysia, Arif Aiman. Meskipun bermain dengan kekurangan pemain, Indonesia berhasil mempertahankan skor 0-0 hingga akhir pertandingan, menjaga peluang mereka untuk lolos ke final.
Namun, kartu merah tersebut berarti Haye akan absen dalam pertandingan terakhir Grup A melawan Bangladesh. Herdman mengungkapkan bahwa Haye merasa bersalah setelah pertandingan karena harus meninggalkan rekan-rekannya dalam kondisi sulit.
“Thom sangat bersemangat, dan sulit baginya untuk menerima situasi ini,” kata Herdman. Dia menambahkan bahwa keputusan Haye untuk melakukan pelanggaran adalah hal yang tepat dalam konteks permainan.
Herdman juga menjelaskan bahwa tayangan ulang VAR membuat tekel Haye terlihat lebih buruk dari yang sebenarnya. Dia menegaskan bahwa tidak ada niat dari Haye untuk melukai lawan, dan situasi tersebut harus dipahami dalam konteks permainan yang cepat dan dinamis.



