Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, menegaskan pentingnya sikap tenang setelah laga melawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 9-2 untuk Indonesia, Diks berusaha meredam ketegangan yang muncul di lapangan setelah peluit panjang dibunyikan. Insiden keributan antarpemain terjadi, namun Diks memilih untuk tidak terlibat dan fokus menenangkan rekan-rekannya.
Diks menyadari bahwa emosi tinggi seringkali muncul dalam pertandingan, tetapi ia berkomitmen untuk menjaga kondusivitas tim. “Sebagai kapten, saya harus bisa sedikit lebih tenang,” ujarnya. Ia juga mengakui bahwa pengalaman sebelumnya melawan Malaysia membuatnya lebih bijak dalam menghadapi situasi serupa.
Selain itu, Diks berbagi tentang perjuangannya di lapangan, terutama di 30 menit terakhir pertandingan. Meski mengalami kendala stamina, ia meminta pelatih John Herdman untuk menggesernya ke posisi penyerang agar tetap bisa berkontribusi. Keputusan tersebut terbukti tepat, karena Diks berhasil mencetak gol dalam posisi barunya.
Atmosfer di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) juga menjadi sorotan Diks. Ia mengaku terkesan dengan dukungan suporter yang terus mendorong tim untuk mencetak lebih banyak gol, meskipun Indonesia sudah unggul jauh. Kemenangan ini memastikan Indonesia melaju ke babak final untuk menghadapi Thailand, setelah memuncaki klasemen Grup A dengan produktivitas gol yang lebih baik dari Malaysia.



