Langsung ke konten
Internasional

Tidak Dimainkan Hingga Politik Turun Tangan: Ada Apa Antara Ronaldo dan Pelatih Portugal?

Bruno Fernandes Tegaskan Cristiano Ronaldo Tetap Ikon Portugal

Konflik antara Cristiano Ronaldo dan pelatih Jorge Jesus kini berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. Perdana Menteri Portugal Luís Montenegro hingga sejumlah pejabat negara dilaporkan ikut turun tangan karena khawatir perselisihan ini berdampak pada citra internasional timnas serta persiapan Portugal sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030.

PEMANASAN 30 MENIT YANG MEMANASKAN SITUASI

Sepak bola Portugal kini berada dalam situasi yang tidak biasa. Setelah 22 tahun menjadi pilar utama dan salah satu simbol timnas Portugal, masa depan Cristiano Ronaldo bersama Seleção das Quinas kini menjadi sorotan.

Semua bermula pada laga UEFA Nations League melawan Norwegia di Oslo. Ronaldo, yang secara terbuka telah menerima keputusan pelatih baru Jorge Jesus untuk tidak selalu tampil selama 90 menit penuh, mengawali laga dari bangku cadangan. Namun, situasi memanas ketika Jorge Jesus meminta Ronaldo melakukan pemanasan di pinggir lapangan selama sekitar 30 menit pada babak kedua.

Hingga peluit panjang berbunyi, sang megabintang tidak dimainkan dan hanya menjadi pemain cadangan. Situasi tersebut disebut baru tiga kali terjadi sepanjang lebih dari dua dekade karier internasionalnya. Kekecewaan Ronaldo semakin besar setelah Jorge Jesus menegaskan dalam konferensi pers bahwa dirinya memiliki kewenangan penuh dalam menentukan keputusan tim.

LAPORAN FABRIZIO ROMANO: PERASAAN DIKHIANATI DAN JET PRIBADI

Jurnalis transfer terkemuka, Fabrizio Romano, membeberkan situasi di balik layar yang disebut menjadi alasan Ronaldo mengambil keputusan untuk meninggalkan pemusatan latihan. Menurut laporan Romano melalui DAZN dan FootballTransfers, persoalan utama bukan sekadar keputusan Ronaldo untuk duduk di bangku cadangan, melainkan adanya komitmen pribadi yang disebut tidak terpenuhi.

Ronaldo berharap Jorge Jesus memberikan penjelasan kepada media untuk meluruskan komunikasi internal mereka. Namun, pernyataan sang pelatih di depan publik justru membuat Ronaldo merasa dikhianati. Pihak keluarga Ronaldo, termasuk kakaknya, Elma Aveiro, turut menyampaikan kekecewaan di media sosial dengan menyebut situasi di pemusatan latihan sebagai bentuk “pengkhianatan”.

Tidak ingin bertahan satu malam pun di pemusatan latihan timnas di Kopenhagen menjelang laga melawan Denmark, Ronaldo kemudian menggunakan jet pribadinya pada Rabu malam. Ia terbang menuju Madrid untuk menemui keluarganya sebelum kembali bergabung dengan klubnya di Arab Saudi, Al-Nassr.

POLITIK TURUN TANGAN: POLEMIK MELUAS KE PEMERINTAH

Perselisihan ini tidak lagi sebatas persoalan di ruang ganti. Situasi tersebut mulai mendapat perhatian lebih luas di Portugal. Perselisihan antara Ronaldo dan federasi dinilai dapat berdampak pada citra internasional negara.

• Intervensi Perdana Menteri: Stasiun televisi Portugal SIC melaporkan bahwa Perdana Menteri Portugal, Luís Montenegro, telah menghubungi pihak-pihak terkait, termasuk berbicara secara pribadi dengan Ronaldo, untuk mengetahui dan meredakan situasi. Pemerintah disebut khawatir perselisihan tersebut dapat berdampak pada tim nasional dan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF).

• Dukungan dari Kampung Halaman: Presiden Pemerintah Regional Madeira, wilayah asal Ronaldo, Miguel Albuquerque, memberikan dukungan terbuka kepada Ronaldo. Ia mengkritik FPF dan Jorge Jesus serta menyebut Ronaldo sebagai figur penting yang menjadi sasaran kritik. Sementara itu, tokoh politik lain seperti mantan Presiden Marcelo Rebelo de Sousa menyerukan persatuan agar situasi timnas tetap kondusif.

• Bayang-Bayang Piala Dunia 2030: Sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Maroko, Portugal akan menjadi sorotan dunia. Ronaldo tetap menjadi salah satu figur paling dikenal dalam sepak bola Portugal, sehingga perselisihan ini mendapat perhatian besar menjelang turnamen tersebut.

• Isu Sanksi FIFA: Keterlibatan politisi dalam persoalan yang berkaitan dengan federasi sepak bola sempat menimbulkan pertanyaan mengenai independensi federasi. Namun, selama FPF tetap memegang kendali atas keputusan operasional sepak bola, persoalan tersebut tidak serta-merta berarti akan berujung pada sanksi FIFA.

PANGGUNG REGENERASI ATAU AKHIR DARI SEBUAH ERA?

Setelah Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan, Portugal tetap berlaga tanpa sang kapten dan sukses menundukkan Denmark dengan skor 4-2. Dalam laga tersebut, Rafael Leão mengenakan nomor 7 milik Ronaldo dan menegaskan bahwa sang megabintang tetap menjadi idolanya.

Namun, dampak di luar lapangan juga mulai terlihat. Akun resmi Timnas Portugal (@selecaoportugal) dilaporkan mengalami penurunan jumlah pengikut setelah Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan.

Ronaldo sendiri berjanji akan memberikan penjelasan mengenai alasannya pada waktu yang tepat. Bagi publik Portugal, perselisihan ini bukan lagi sekadar persoalan taktik sepak bola, tetapi telah mendapat sorotan luas karena melibatkan olahraga, federasi, dan salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola Portugal.

← Sebelumnya Indonesia Siap Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Selanjutnya → Kekalahan 0-6 Singapura dari Malaysia Dapat Sorotan Suporter