Media Malaysia memberikan perhatian besar terhadap hasil imbang tanpa gol antara Harimau Malaya dan Timnas Indonesia dalam laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 28 September 2026 ini menjadi sorotan karena Malaysia bermain melawan 10 pemain Indonesia setelah Thom Haye diusir dari lapangan pada babak pertama.
Meskipun memiliki keunggulan jumlah pemain, Malaysia tidak mampu mencetak gol. Bernama, salah satu media terkemuka di Malaysia, menyoroti kegagalan ini dengan judul “Piala ASEAN: Harimau Malaya Gagal Roboh 10 Pemain Garuda”. Mereka mencatat bahwa meskipun Malaysia mendominasi penguasaan bola hingga 63 persen dan menciptakan 18 peluang, tidak ada satu pun yang berujung pada gol.
Cosmo Online juga mengangkat tema serupa dengan tajuk “Piala ASEAN FIFA: Dominasi Harimau Malaya gagal hasilkan tiga poin”, menekankan bahwa meski Malaysia menguasai permainan, hasil akhir tetap mengecewakan. Utusan Malaysia menyoroti ketidakmampuan tim untuk menembus pertahanan Indonesia, dengan menyebutkan bahwa mereka “Menemui Jalan Buntu Melawan 10 Pemain”.
Harian Metro menambahkan bahwa Harimau Malaya tampaknya tidak memahami strategi Timnas Indonesia yang bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Sementara itu, Buletin TV3 memilih untuk menggambarkan hasil akhir dengan judul “Harimau Malaya Mengikat Garuda di Gelora Bung Karno”.
Kiper Maarten Paes dan pertahanan Indonesia berhasil menjaga gawang mereka tetap bersih meskipun menghadapi tekanan dari Harimau Malaya. Hasil ini menjadi pelajaran berharga bagi Malaysia, yang diharapkan dapat memperbaiki performa mereka di pertandingan selanjutnya.



