Langsung ke konten
Uncategorized

Java United Dikenakan Sanksi Rp760 Juta Usai Kericuhan Lawan Persija

Java United Dikenakan Sanksi Rp760 Juta Usai Kericuhan Lawan Persija

Komite Disiplin PSSI telah mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berlapis kepada Java United, termasuk denda total mencapai Rp760 juta. Sanksi ini terkait dengan kericuhan yang terjadi setelah pertandingan melawan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.

Insiden tersebut terjadi pada laga Super League 2026-2027 yang berakhir dengan kemenangan Persija 1-0. Keributan melibatkan tindakan kekerasan, intimidasi terhadap pengawas pertandingan, serta ujaran diskriminatif. Mantan asisten pelatih Java United, Achmad Resal Octavian, menjadi sorotan utama setelah terbukti melakukan tindakan diskriminatif terhadap pelatih Persija, Shin Tae-yong.

Achmad Resal dijatuhi sanksi skors 10 pertandingan dan denda sebesar Rp500 juta. Selain itu, dua pemain kunci Java United, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, juga dikenakan larangan bertanding selama empat laga dan denda masing-masing Rp50 juta karena intimidasi terhadap pengawas pertandingan.

Pelatih kepala Fabio Lefundes dan ofisial Josmiro De Goes Dos Santos Sobrinho juga menerima denda Rp30 juta akibat tindakan kekerasan terhadap Media Officer tim tamu. Sanksi tambahan juga dikenakan kepada agen pemain Antonio Teles, yang didenda Rp50 juta karena tindakan intimidasi di area steril.

Java United FC pun dikenakan denda tambahan sebesar Rp50 juta atas pelanggaran penyalahgunaan ID Card, sementara ofisial David Glen Oei mendapatkan teguran keras karena menghalangi pemeriksaan petugas. Keputusan ini menunjukkan komitmen PSSI dalam menjaga integritas dan disiplin dalam kompetisi sepak bola Indonesia.

← Sebelumnya Indonesia Harus Menang atas Bangladesh untuk Lolos ke Final Selanjutnya → Persija Jakarta Somasi Terkait Isu Aliran Dana dari PT LIB