Timnas Indonesia baru saja mencetak sejarah dengan meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sepak bola Indonesia, tetapi juga menarik perhatian media internasional, khususnya The Guardian. Dalam laporan yang ditulis oleh John Duerden, gelar ini dianggap memberikan keuntungan signifikan bagi Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Infantino, yang semakin aktif melakukan kunjungan ke negara-negara Asia menjelang pemilihan presiden FIFA, mendapatkan dukungan penting dari Indonesia setelah timnas berhasil menjuarai turnamen yang dianggap sebagai gagasannya. Kemenangan Indonesia atas Thailand melalui adu penalti di final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Tanah Air.
The Guardian menyoroti bahwa dukungan Indonesia terhadap Infantino sangat berarti, terutama karena Jakarta dianggap berada di pihaknya. Kemenangan ini memberikan Infantino sebuah dorongan besar, mengingat Indonesia adalah salah satu negara yang mendukung pelaksanaan FIFA ASEAN Cup.
Namun, keberadaan FIFA ASEAN Cup juga memunculkan pertanyaan di kalangan pengamat sepak bola mengenai urgensi turnamen baru ini, mengingat Asia Tenggara sudah memiliki Hyundai ASEAN Championship yang telah berlangsung sejak 1996. Meskipun FIFA berupaya meningkatkan daya tarik dengan mengundang negara-negara besar seperti China dan India, keduanya tidak berpartisipasi dalam turnamen ini.
Dengan gelar ini, Timnas Indonesia tidak hanya mengukir prestasi, tetapi juga berkontribusi pada dinamika politik dalam dunia sepak bola internasional, khususnya dalam konteks pemilihan presiden FIFA yang akan datang.



