Langsung ke konten
Uncategorized

Panpel Persita Didenda Rp40 Juta Usai Kericuhan Melawan Persija

Panpel Persita Didenda Rp40 Juta Usai Kericuhan Melawan Persija

Pertandingan antara Persita Tangerang dan Persija Jakarta di Banten International Stadium (BIS) pada 17 Oktober 2026 mengalami kericuhan yang berujung pada sanksi. Panitia pelaksana (panpel) pertandingan dijatuhi denda sebesar Rp40 juta setelah dinilai gagal menjaga keamanan dan ketertiban di stadion. Keputusan ini diambil oleh Komite Disiplin (Komdis) I.League, yang menekankan tanggung jawab panpel dalam memastikan pertandingan berlangsung aman.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyatakan bahwa meskipun pertandingan awalnya berjalan lancar, keributan antarsuporter menyebabkan laga terhenti selama sekitar 30 menit. Insiden ini dipicu oleh masalah spanduk yang berkembang menjadi gangguan keamanan. Ferry menjelaskan, “Pertandingan sebenarnya berjalan dengan baik, tetapi terhenti di babak kedua karena keributan yang sepele.”

Kronologi kericuhan diungkap oleh Polda Banten, yang menyatakan bahwa insiden bermula dari aksi saling ejek antara suporter kedua tim. Ketegangan meningkat saat suporter Persija mendatangi area tribun pendukung Persita, yang memicu gesekan. Beberapa suporter Persita berusaha menyelamatkan diri dengan melompati pembatas tribun.

Sanksi juga dijatuhkan kepada Persija oleh Komdis, meskipun detail mengenai sanksi tersebut belum diungkap. Situasi ini menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan keamanan dalam setiap pertandingan sepak bola di Indonesia.

← Sebelumnya Bali United Menang Telak 5-0 atas Garudayaksa di Super League Selanjutnya → Rizky Ridho Absen, Persija Menang Besar 5-1 atas Arema FC