Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia, mengakui kesulitan yang dialaminya saat berhadapan dengan Victor Osimhen dalam pertandingan Liga Champions 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy berakhir dengan kekalahan Lille 2-4 dari Galatasaray. Verdonk, yang tampil sebagai starter, harus berjuang keras menghadapi serangan cepat dan kuat dari Osimhen.
Osimhen, penyerang berusia 27 tahun asal Nigeria, menjadi ancaman serius bagi pertahanan Lille sepanjang pertandingan. Kecepatan dan kekuatan fisiknya membuat para pemain bertahan tuan rumah tidak bisa lengah. Verdonk mengakui bahwa Osimhen adalah penyerang kelas atas yang sulit dihentikan, menyebutnya sebagai pemain dengan kemampuan luar biasa.
Setelah mencetak gol keempat Galatasaray pada menit ke-61, Osimhen menunjukkan sikap yang mengesankan dengan tidak merayakan golnya, mengingat ia pernah bermain untuk Lille. Verdonk menilai sikap tersebut menunjukkan rasa hormat kepada mantan klubnya, sekaligus menambah kekagumannya terhadap Osimhen. Meskipun Lille memiliki pemain bertahan berkualitas, tantangan menghadapi Osimhen tetap menjadi beban berat bagi Verdonk dan rekan-rekannya di lini belakang.



