Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Aditya Putra, memberikan tanggapan terkait wacana pengurangan poin Persija Jakarta di Super League 2026/2027. Hal ini menyusul insiden penyerangan terhadap rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) U-18 Persib Bandung yang terjadi di Batang, Jawa Tengah. Aditya menegaskan bahwa sanksi yang diusulkan harus didasarkan pada regulasi yang sudah berlaku, yang saat ini masih dalam tahap penyusunan.
Insiden yang terjadi pada 11 Oktober 2026 ini menarik perhatian publik, terutama mengenai tanggung jawab suporter. Meskipun ada pembahasan mengenai sanksi disiplin terhadap Persija, Aditya mengingatkan bahwa penerapan sanksi harus memiliki landasan aturan yang jelas. Ia menekankan bahwa regulasi mengenai pengurangan poin belum resmi, sehingga tidak bisa dijadikan dasar untuk menjatuhkan sanksi.
Aditya juga menyoroti bahwa lokasi penyerangan berada di luar area pertandingan, yang seharusnya menjadi pertimbangan dalam penegakan sanksi. Ia mengingatkan bahwa penanganan insiden ini sebaiknya diserahkan kepada aparat kepolisian, mengingat insiden tersebut masuk dalam ranah hukum pidana.
Proses hukum masih berlangsung, dan Aditya meminta publik untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan. The Jakmania mendukung upaya kepolisian dalam mengusut tuntas insiden tersebut dan menegaskan tidak akan menghalangi proses penegakan hukum.



